Postingan

ఌ Perjalanan Menemukan Cinta-NYA

Gambar
  Entah do’anya siapa yang diijabah  Sehingga kesedihan itu tergantikan secepat itu dengan suka cita yang tidak pernah ku sangka-sangka. Sebenarnya aku tidak mengusahakan apa apa pun untuk kembali ceria, mungkin Tuhan tau aku serapuh itu menghadapi kesedihan. Sampai – sampai aku pernah mencari keberadaan-NYA kemana-mana dengan kesendirian. Aku masih ingat dikala aku masih mencari jawaban dari pertanyaan “kenapa” “kenapa” “kenapa” “why??” tentang kehidupan ini. Hingga aku dipertemukan dengan guru kehidupan yang berwujud (sesorang yang menasihati, tempat tempat yang kudatangi dengan saffar, pengalaman dari panggilan hati yang ingin aku lakukan). Aku cukup senang dengan jawaban – jawaban mereka “guru kehidupan” (seseorang, tempat, pengalaman). Aku tersenyum dengan meneteskan air mata dengan hati bergetar “Ternyata kasih sayang Allah itu dekat, buktinya ketika aku mencari-NYA, Ia hadirkan perantara-perantara yang bisa aku jangkau dengan akal pikiran terlebih dahulu” Sete...

Hanya dengan Hati Engkau Bisa Menyentuh Langit

Gambar
فقط من القلب يمكنك لمس السماء Hanya dengan hatimu, engaku bisa menyentuh  langit Hati memiliki peran yang sangat penting bagi manusia.  "Ketahuilah sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka baiklah tubuh manusia itu, akan tetapi apabila daging itu rusak maka rusak pula tubuh manusia. Ketahuilah bahwa sesungguhnya segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim) Dengan hati, manusia "mengetahui" Allah subhanahu wa ta'ala, dan mendekati-Nya. Manusia hanya mampu mengenal-Nya dengan hati, bukan dengan anggota tubuh yang lain. Hatilah yang mengenal Yang Maha Kuasa. Hatilah yang dekat dengan-Nya. Hatilah yang beramal karena-Nya. Dan hati pulalah yang berjalan menuju-Nya. Anggota badan yang lain berfungsi sebagai pelayan hati. "Tidak dapat memuat Dzat-Ku bumi dan langit-Ku, kecuali hati hamba-Ku yang mukmin bersih dan tenang." (HR Abu Dawud). Sesungguhnya, hati manusia merupakan "medan per...

Fear Losing that Love 💕

Gambar
Pic : Menara Masjid Al-Ikhlas "Memang, cara terbaik untuk dicintai oleh Allah adalah dengan menunjukkan bahwa kita takut kehilangan cinta itu." Namun apakah diri ini sudah menunjukkan rasa takut kehilangan cinta itu?  ''Lelah'' ribuan waktu diri ini lalui dengan 'lelah' sebagai alasan. Niat yang selalu diurungkan karena diri ini lalai dengan apa yang seharusnya menjadi kewajibannya.  Rekaat demi rekaat yang sering terburu buru. Jemari demi jemari yang berat untuk meraih tasbih. Lidah yang jarang untuk melafadzkan wirid dan dzikir.  Tubuh yang dibiarkan tidur pulas di sepertiga malam. Hingga tiba gelap menyelimuti hati ini dan hati ini bergumuruh, berbisik bahwa "aku takut kehilangan cinta itu". 

Ibadah Terpanjang

Gambar
بسم الله الرحمن الرحيم Melanjutkan bacaan Menjadi Manusia Menjadi Hamba karya Dr  Fahruddin Faiz, sampailah pada Bab Pernikahan setelah mengkaji tentang Fitrah.  Sebagai pemuda biasa yang belum paham betul arti sebenarnya pernikahan, maka sangat bersyukur ketika dipertemukan dengan Buku ini setelah mengkaji cinta secara umum di dalam Buku Risalah Cinta dan Kebahagiaan karya Haidar Bagir. (Masih tersedia di Play Books jika ingin membaca). Dalam blog ini saya hanya ingin menyampaikan poin poin yang saya highlight saja ya...  1. Fiqih Pernikahan Wajib : menikah dihukumi wajib ketika segala yang ada dalam diri seseorang sudah memadai untuk menikah dan orang tersebut merasa tidak kuat lagi menahan hasrat. Sunnah : ketika seseorang sudah memenuhi kualifikasi ekonomi mapan, secara fisik sehat, tapi masih bisa menahan hasrat. Makruh : ketika seseorang sudah ingin menikah, tapi belum layak sepenuhnya. Dan jika orang tersebut nekat melakukannya malah bisa menyengsara...

Amor Fati : Perihal Mencintai Takdir

Gambar
Amor Fati - Love of fate -  Mencintai Takdir Wishful thinking Kita pasti pernah memiliki pikiran - pikiran : "Seandainya saja aku dulu begini..." "Seandainya saja aku gak begitu..."  Pikiran - pikiran seperti itu, mengingini alternatif dari situasi hidup kita saat ini adalah tirani. Mengingini sesuatu yang di luar kendali kita sebenarnya kita telah dicuri dari kesempatan untuk menikmati dan mensyukuri masa kini, detik ini.  Saat kita bisa melihat sebuah musibah sebagai kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak ada yang perlu disesali. Semua terjadi mengikuti keteraturan alam (Nature). Bisakah kita tidak hanya menerima masa lalu, tapi bahkan mencintainya?  --- iya susah, tapi kembali lagi kepada semua ini kan takdir, masa lalu ya sudah tidak bisa diulang seperti kita memiliki mesin waktu, masa lalu ya sudah masa lalu, di luar kendali kita saat ini. Ingin merubah masa lalu adalah sebuah keirasionalan.--- Bukankah kita harus belajar dari masa lalu?...

Fitrah [Karakter Fitrah Manusia]

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk menikmati karunia Allah, salah satunya adalah dapat memperdalam ilmu - ilmu yang semakin dapat mendekatkan kita kepada sang pencipta.  Bertemu dengan satu buku (yang saat ini saya pegang) merupakan keberuntungan untuk saya. Dalam perjalanan bertemu dengan buku ini, sebelumnya, saya mengenal salah satu channel YouTube yaitu ngaji filsafat, oleh Ustadz Fahruddin Faiz beberapa bulan yang lalu. Lalu kebetulan ada nikmat rizki untuk membeli buku yang berjudul "Menjadi Manusia Menjadi Hamba" yang mana juga terdapat kenikmatan dalam mengkaji setiap lembarnya. MasyaAllah. Opening pada buku ini, saya baca pada momen yang tepat yakni momen menyambut Hari Raya Idul Fitri. Yang mana, dalam kearifan lokal Indonesia sering kita artikan "kembali fitrah". Namun, sebenarnya apa makna kata Idul Fitri dan fitrah itu? Mari kita urai satu per satu. Idul Fitri Idul Fitri sering diartikan dengan "...

[pe.nyuka sa-jak] : closing ceremony

Gambar
Sekarang Puan sudah tenang. Yap, Puan nggak menggenggam apa-apa. ______________________________________ Tak segala hal mesti saling seirama, walaupun Puan & Tuan satu semesta. Selama tak ada kekacauan yang tercipta atas keputusan masing-masing di antara Puan & Tuan, maka biarkan saja, tetep tenang, tetep senang, tetep berjalan terus untuk memantaskan, mencari atau dicari, dan akhirnya menemukan yang abadi.  Atas nama kebahagiaan yang harus diraih.