Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Webinar Kepenulisan : Basic Skill Writing

Gambar
pic : by.pinterest Webinar kepenulisan Basic Skill Writing Penyelenggara : Inspiring Student Community Pembicara : Syarifudin Baharsyah S (Penulis Buku Arasy Cinta) A.         Pengetahuan tentang menulis Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. B.          Menurut jenisnya, tulisan dibagi menjadi 3,   yakni :    Fiksi Tulisan dalam bentuk kisah berbasis imajinasi, baik berupa kejadian keseharian maupun kejadian fantasi, yang bukan merupakan kejadian sebenarnya. Contohnya: novel dan cerpen      Nonfiksi Tulisan berbasis data dan fakta sebenarnya, disajikan dalam bentuk formal atau nonformal, berupa argumentasi, eksposisi, dan deskripsi. Contohnya: buku how to, kajian agama, esai, dan skripsi.      Faksi Tulisan dalam bentuk kisah berbasis seben...

[pe.nyuka sa-jak] : Bait Perindu

Gambar
Puan kira Tuan dan Puan benar - benar selesai setelah Puan putuskan untuk sudah. Terkadang rasa rindu mengalahkan Tuan untuk segera mengucapkan nya pada Puan.  Rindu bukan masalah waktu.  Rindu bukan perihal menunggu.  Rindu bukan kenal lama tak bertemu.  Puan kira tidak akan lagi ada bait perindu yang terucap oleh Tuan. Puan benar - benar ingin sudah. Jika sudah merenjana tolong ucapkan saja lewat do'a. Terimakasih Tuan sudah menjadi bait perindu untuk Puan. 

Fase Healing

Gambar
pic : by.instagram Sebelumnya saya ingin berterimakasih kepada pembaca setia blog ini. Semoga kalian tetap sehat selalu di masa pandemi ini. Jangan lupa untuk bahagia dan bersyukur atas nikmat - Nya. Di tulisan kali ini saya ingin mengucapkan banyak - banyak terimakasih kepada orang-orang baik di sekeliling saya karena kalian benar-benar menjadi alasan saya untuk tetap semangat untuk melakukan hal-hal baik.  Sebenarnya saya baru di fase healing. Healing atau penyembuhan sudah aku bahas di postingan sebelumnya. Alhamdulillah masa-masa healing ku telah terlalui dengan ramah. Saya bersyukur Allah masih memberi ku kekuatan iman. Saya bisa sembuh.  Prolog saya mungkin agak abstrak. Tapi akan aku perjelas melalui kata-kata di bawah ini. Pasti setiap orang akan melewati fase dalam hidupnya yang rasanya berat buat dijalani. Entah itu dalam hal pendidikan, asmara, hubungan pertemanan, keluarga, dan apa pun itu yang mungkin sedang kalian alami saat ini. Kalian ingin mencoba mencari ...

Cara Untuk Menyembuhkan Diri Sendiri

Gambar
pic : by.instagram Me Time Terkadang permasalahan yang belum selesai pada beberapa orang berkaitan dengan adanya orang lain. Apalagi jika orang tersebut terlalu sibuk memikirkan orang lain hingga lupa memikirkan dirinya sendiri. Pada titik tertentu meluangkan waktu untuk diri sendiri sangat penting. Karena kadang dengan memberikan waktu untuk diri sendiri bisa membuat kita lebih bermakna dan membuat pikiran kita lebih jernih. Berdialog dengan Diri Sendiri Berbicara pada diri sendiri bukan hal yang buruk. Karena kita kadang berbohong pada diri sendiri dan membuat beban pada diri kita semakin berat. Dengan berbincang dan jujur pada diri sendiri kan membuat kita lebih memahami diri diri dan bisa bersyukur apa yang hidup ini berikan kepada kita. Berdamai dengan Keadaan Seringkali kita tidak bisa menghindar dari ingatan ingatan peristiwa buruk yang membekas di hati. Apalagi seseorang yang terluka karena peristiwa peristiwa di masa lalunya. Tapi apakah dengan menyalahkan keadaan ...

[pe.nyuka sa-jak] : Bukan Hanya Tentang Fana Merah Jambu

Gambar
pic: by.twitter Puan tau hidup itu tidak melulu hanya untuk tentang fana merah jambu. Banyak yang masih harus Puan siapkan. Puan harus punya impi. Impi yang berilmu setidaknya dapat meminimalisir kemungkinan - kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi. Jadi, Tuan setuju kan bahwa dialektika hidup bukan hanya tentang fana merah jambu.

[pe.nyuka sa-jak] : Jangkar Sudah Terjatuh, Puan Benar Benar Luluh

Gambar
pic: by.twitter Meskipun mercusuar telah berpendar. Mengapa Taun masih di dermega? Puan memastikan keinginan Tuan untuk tetap berlabuh di dermaga saja bermuara bersama Puan. Tuan hanya ingin bersama Puan. Serius? Jawab Tuan 'Bissmillah do'a kan saja'. Ah Tuan. Jangkar sudah terjatuh oleh Tuan. Puan benar - benar luluh.

[pe.nyuka sa-jak] : Mercusuar Telah Berpendar

Gambar
pic: by.twitter Harapan Tuan kepada Puan tidak hanya ingin berlabuh. Namun, Tuan ingin mengajak Puan mengarungi bahtera. Tapi payahnya Puan takut. Bukan, Puan bukan takut dengan Tuan. Puan hanya takut kepada harapan. Apakah Puan sanggup patah jika harap tak sampai. Tidak. Puan tidak sanggup. Cukup Puan dan Tuan sampai dermaga saja. Jika ingin segera ke muara. Pergilah. Puan tidak melarang Tuan untuk berlayar. Mercusuar telah berpendar.

[pe.nyuka sa-jak] : Tak Perlu Waktu lama untuk Bersorai

Gambar
pic: by.twitter Puan tak perlu waktu lama untuk mengenal Tuan. Tak perlu waktu lama juga untuk mengerti semua tentang Tuan. Banyak cerita yang Tuan tuturkan pada Puan. Seperti tidak ada muara yang lain Tuan melabuhkan pada Puan? Namun, apakah tak perlu waktu lama juga untuk meniadakan kebiasan - kebiasaan Tuan yang sudah menjadi ciri. Ternyata juga tak perlu lama. Tak perlu waktu lama untuk ber-sorai.

[pe.nyuka sa-jak] : Perayaan Bayangan

Gambar
pic : by.twitter "Kopi nya enak." Entah itu kata terima kasih atau pujian. Puan hanya meramu satu takar serbuk kopi dengan satu takar gula. Sambil menyeduh Puan ucapkan mantra mantra. Tidak tidak. Hanya "bismillahirrahmanirrahim" saja semoga Tuan suka. Puan tau, Tuan hanya tidak ingin merendahkan Puan kan? Ah Puan payah. Hanya menghirup aroma uap kopi saja bisa memutar ulang memoar. Tidak apa apa Puan payah. Puan hanya sedang ingin tersenyum untuk sebuah pe-raya-an bayang-an.