ఌ Perjalanan Menemukan Cinta-NYA
Entah do’anya siapa yang diijabah Sehingga kesedihan itu tergantikan secepat itu dengan suka cita yang tidak pernah ku sangka-sangka. Sebenarnya aku tidak mengusahakan apa apa pun untuk kembali ceria, mungkin Tuhan tau aku serapuh itu menghadapi kesedihan. Sampai – sampai aku pernah mencari keberadaan-NYA kemana-mana dengan kesendirian. Aku masih ingat dikala aku masih mencari jawaban dari pertanyaan “kenapa” “kenapa” “kenapa” “why??” tentang kehidupan ini. Hingga aku dipertemukan dengan guru kehidupan yang berwujud (sesorang yang menasihati, tempat tempat yang kudatangi dengan saffar, pengalaman dari panggilan hati yang ingin aku lakukan). Aku cukup senang dengan jawaban – jawaban mereka “guru kehidupan” (seseorang, tempat, pengalaman). Aku tersenyum dengan meneteskan air mata dengan hati bergetar “Ternyata kasih sayang Allah itu dekat, buktinya ketika aku mencari-NYA, Ia hadirkan perantara-perantara yang bisa aku jangkau dengan akal pikiran terlebih dahulu” Sete...