Hanya dengan Hati Engkau Bisa Menyentuh Langit



فقط من القلب يمكنك لمس السماء
Hanya dengan hatimu, engaku bisa menyentuh 
langit

Hati memiliki peran yang sangat penting bagi manusia. 

"Ketahuilah sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka baiklah tubuh manusia itu, akan tetapi apabila daging itu rusak maka rusak pula tubuh manusia. Ketahuilah bahwa sesungguhnya segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan hati, manusia "mengetahui" Allah subhanahu wa ta'ala, dan mendekati-Nya. Manusia hanya mampu mengenal-Nya dengan hati, bukan dengan anggota tubuh yang lain. Hatilah yang mengenal Yang Maha Kuasa. Hatilah yang dekat dengan-Nya. Hatilah yang beramal karena-Nya. Dan hati pulalah yang berjalan menuju-Nya. Anggota badan yang lain berfungsi sebagai pelayan hati.

"Tidak dapat memuat Dzat-Ku bumi dan langit-Ku, kecuali hati hamba-Ku yang mukmin bersih dan tenang." (HR Abu Dawud).

Sesungguhnya, hati manusia merupakan "medan perang" dua pasukan yang sama sama kuat dan berseteru tiada henti. Yaitu, pasukan kegelapan dan pasukan cahaya. Kesombongan (at-takabur) berseteru dengan rendah hati (at-tawadhu'). Kedermawanan (al-jud) berseteru dengan kerusakan (ath-thama') dan kikir (al-bukhl). Ikhlas berseteru dengan riya'. Lalai berseteru dengan terjaga. Dua pasukan yang sama sama kita tersebut berperang memperebutkan "singgasana" hati.

"Wahai Yang Membolak - balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamamu." (HR. Tirmidzi).

Sumber bacaan:
Suleiman, Omar. 2020. Allah Loves.... UK: Kube Publishing.
Wahyudi, Ilham. 2019. Jangan Tunda Taubatmu Selagi Sehat, Selagi Sempat. Yogyakarta: Laksana.





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Masker Organik Namo.id